Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Robot. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 November 2010

Rangkaian Line Follower ROBOT Berbasis AT89C2051



This Circuit of Line Follower ROBOT has been getting from VingPeaw Competition Award winner in 2543, the robot built with mikrokontroler AT89C2051, L293D, and four IR sensors. Simple circuit and platform, quick tracking and easy-understand program using C language.

The Line Follower ROBOT designed which use two motors control rear wheels and the single front wheel is free. It has 4-infrared sensors on the bottom for detect black tracking tape, when the sensors detected black color, output of comparator, LM324 is low logic and the other the output is high.

Prototipe Line Follower ROBOT
Prototipe Line Follower ROBOT

Rangkaian Line Follower ROBOT
Microcontroller AT89C2051 and H-Bridge driver L293D were used to control direction and speed of motor.
Position of sensors the robot, left hand side is side view and right hand side is top view
Skema rangkaian Infrared sensors and comparators

Software/program

Software for write to AT89C2051 is robot1.hex ,which was written by C-language ,the source code is robot1.c compiled by using MC51 in TINY model with my start up coderobot.asm .

Source: http://www.kmitl.ac.th

Line Follower Lagi.....!

wah…gak bosen-bosen nich buat share tentang robot line follower…coz ane mang maniak banget nich dengan ni robot…kali ini ane mau ngeshare sedikit tentang merancang robot line follower dengan ADC dan ter-multipleks…tujuannya kita dapat merancang sensor lebih banyak…jika pada awalnya kita memanfaatkan fungsi porta mikrokontroler AVR sebagai I/O nach kali ini kita manfaatkan keistimewaan porta tersebut yaitu ADC (analog digital converter)…dengan menggunakan ADC maka isyarat analog dari sensor dapat kita olah tanpa bantuan komparator lagi…selain itu dengan penggunaaan ADC dapat menghemat komponen elektronika yang digunakan pada robot hanya saja jika menggunakan ADC kita harus dilebih menguasai pemrograman untuk mengolah proses perkonversian ADC tersebut…tapi tenang aja gak susah kok…di blog ane dah da cara mengolah ADC danmerancang multiplekser dengan IC 4051 tapi itu pemrogramannya pake Bascom AVR… menurut ane justru lebih gampang lo dari pada CodeVision AVR…
Nach ni dia pengalaman ane merancang sensor line follower sebanyak 16 buah…ilustrasi perancangan sensornya perhatikan blok diagram berikut:
Dengan banyaknya sensor dampaknya logika pembacaan garis (mapping sensor terhadap garis akan semakin banyak) maka dari itu akan banyak kondisi yang dapat di mapping oleh sensor jadi kalo da garis perempatan, pertigaan dapat dengan mudah di mapping…dan memudahkan kita dalam merancang algoritma pemrograman…

Apa Sih itu Line Follower ?

  1. Apa itu Line Follower Robot?
Pengertian Robot
Kata robot yang, berasal dari bahasa Czech, robota, yang berarti pekerja, mulai menjadi populer ketika seorang penulis berbangsa Czech (Ceko), Karl Capek, membuat pertunjukan dari lakon komedi yang ditulisnya pada tahun 1921 yang berjudul RUR(Rossum’s Universal Robot) [1]. Robot dapat diartikan sebagai sebuah mesin yang dapat bekerja secara terus menerus baik secara otomatis maupun terkendali. Robot digunakan untuk membantu tugas-tugas manusia mengerjakan hal yang kadang sulit atau tidak bisa dilakukan manusia secara langsung. Misalnya untuk menangani material radio aktif, merakit mobil dalam industri perakitan mobil, menjelajah planet mars, sebagai media pertahanan atau perang, dan sebagainya. Pada dasarnya dilihat dari struktur dan fungsi fisiknya (pendekatan visual) robot terdiri dari dua bagian, yaitu non-mobile robot dan mobile robot. Kombinasi keduanya menghasilkan kelompok konvensional (mobile dan non-mobile)contohnya mobile manipulator, walking robot,dll dan non-konvensional (humanoid, animaloid, extraordinary). Saat ini robot selain untuk membantu pekerjaan manusia juga digunakan sebagai hiburan.
Pengertian Line Follower Robot (LFR)
Line Follower Robot (Robot Pengikut Garis) adalah robot yang dapat berjalan mengikuti sebuah lintasan, ada yang menyebutnya dengan Line Tracker, Line Tracer Robot dan sebagainya. Garis yang dimaksud adalah garis berwarna hitam diatas permukaan berwarna putih atau sebaliknya, ada juga lintasan dengan warna lain dengan permukaan yang kontras dengan warna garisnya. Ada juga garis yang tak terlihat yang digunakan sebagai lintasan robot, misalnya medan magnet.
Bagaimana bisa mengikuti garis
Seperti layaknya manusia, bagaimana manusia dapat berjalan pada mengikuti jalan yang ada tanpa menabrak dan sebagainya, tentunya karena manusia memiliki “mata” sebagai penginderanya. Begitu juga robot line follower ini, dia memiliki sensor garis yang berfungsi seperti “mata” pada manusia.
Sensor garis ini mendeteksi adanya garis atau tidak pada permukaan lintasan robot tersebut, dan informasi yang diterima sensor garis kemudian diteruskan ke prosesor untuk diolah sedemikian rupa dan akhirnya hasil informasi hasil olahannya akan diteruskan ke penggerak atau motor agar motor dapat menyesuaikan gerak tubuh robot sesuai garis yang dideteksinya.
Pada konstruksi yang sederhana, robot line follower memiliki dua sensor garis (A-Kiri dan B-Kanan), yang terhubung ke dua motor (kanan dan kiri) secara bersilang melalui sebuah prosesor/driver (lihat gambar). Sensor garis A (Kiri) mengendalikan motor kanan, sedangkan sensor garis B (kanan) mengendalikan motor kiri.
  1. Ketika sensor A mendeteksi garis sedangkan sensor B keluar garis ini berarti posisi robot berada lebih sebelah kanan dari garis, untuk itu motor kanan akan aktif sedangkan motor kiri akan mati. Akibatnya motor akan berbelok kearah kiri.
  2. Begitu sebaliknya ketika sensor B mendeteksi garis, motor kiri aktif dan motor kanan mati, maka robot akan berbelok ke kanan.
  3. Jika kedua sensor mendeteksi garis maka kedua motor akan aktif dan robot akan bergerak maju.
2. Mari Merangkai Rangkaian Elektroniknya
Untuk menrangkai rangkaian elektroniknya kita perlu tahu dulu diagram blok sistem yang akan kita bangun, dengan demikian akan menjadi mudah mengerjakannya. Blok sistem yang akan kita bagun paling tidak tampak seperti gambar berikut. Sistemnya terdiri dari sensor garis, rangkaian komparator, minimum sistem ATMega8 dan Driver motor.
Sensor garis
Apa itu sensor garis? Yang dimaksud sensor garis disini adalah suatu perangkat/alat yang digunakan untuk mendeteksi adanya sebuah garis atau tidak. Garis yang dimaksud adalah garis berwarna hitam diatas permukaan berwarna putih. Alat ini menggunakan teknik pantulan cahaya inframerah yang ditangkap oleh photodiode dari sebuah LED merah.

Rangkaian Komparator
Rangkaian komparator berfungsi sebagai signal conditioning, artinya bahwa sinyal atau tegangan yang dihasilkan oleh sensor garis akan dikondisikan ke level yang sesuai yang sesuai yang dapat diterima oleh mikrokontroler sebagai logika”0″dan”1″atau sekitar 0-3V(logika”0″) dan 3-5V (logika”1″).
Komparator sesuai namanya berfungsi untuk membandingkan 2 input tegangan pada opamp dan akan menghasilkan output berupa tegangan logika 0 dan 5V. Dua tegangan tersebut kita ambil yang pertama dari keluaran rangkaian sensor garis, dan sebagai pembanding sekaligus tegangan referensinya kita hasilkan melalui potensiometer yang dihubungkan keVcc.
Minimum Sistem ATMega8
Rangkaian ini berfungsi sebagai pemroses sinyal dari sensor dan menghasilkan sinyal kontrol ke rangkaian driver motor.Rangkaiannya terdiri dari mikrokontrolerATMega8,dan komponen lain sebagai pendukung agar mikrokontroler dapat bekerja (secara hardware). Rangkaian pendukung tersebut antara lain, rangkaian reset, clock, dan ISP plug untuk memprogram IC. Semuanya terangkai menjadi satu yang disebut sebagai rangkaianminimumsystemATMega8.
Driver Motor
Driver motor yang kita bangun menggunakan konfigurasi jembatan H (H-Bridge),yang akan mengendalikan motor ke dua arah, searah jarumjam dan berlawanan arah jarumjam.Secara konsep rangkaian ini terdiri dari 4 saklar yang tersusun sedemikian rupasehingga memungkinkan motor dapat teraliri arus dengan arah yang berkebalikan. Seperti yang dijelaskan pada bab sebelumnya,pemberian polaritas tegangan pada terminal motor akan mempengaruhi arah arus yang melewati motor,dengan demikian motor akan berputar sesuai dengan arah arusnya.
Untuk lebih cepat dan mudah anda bisa gunakan kit ROBOARD8 V1.0.
3. Mari Merangkai Mekanik Robot
Mekanik/badan robot yang akan kita buat akan tampak seperti gambar dibawah ini. Bahan yang digunakan cukup mudah didapat di toko bangunan dekat rumah kita. Prosesnyapun tidak sesulit yang dibayangkan.

Robot Line Follower Berbasis LDR

Robot Line Follower Berbasis LDR
Rangkaian Robot Line follower pada intinya ialah 2 buah motor DC yang aktif berdasarkan input dari sensor LDR, jika LDR mendeksi garis putih (terang) dan garis hitam(gelap) maka akan ada perubahan nilai hambatan pada LDR tersebut, yang akan mengaktif/menonaktifkan transistor 2N3904. Untuk mengatur input tegangan ke basis agar dapat membuat transistor 2N3904 saturasi, maka digunakan pembagi tegangan, dalam hal ini trimpot / potensiometer 50k-100k. Perubahan logika pada transistor 2N3904 juga akan menyebabkan LED menyala atau mati, sebagai indikator apakah LDR membaca garis hitam/putih. Perubahan logika pada kaki kolektor 2N3904 juga sebagai input pada basis 2N2907, yang akan mengaktifkan/menonaktifkan  motor DC, dimana transistor 2N2907 merupakan transistor switching standar.  Perhatikan gambar berikut:
     
Gambar   Rangkaian Line Follower dengan LDR

Anda dapat menggunakan sebagian  barang bekas untuk membuat robot ini, misalnya menggunakan roda BB REXONA sebagai roda robot. Komponen dan peralatan lengkap  yang diperlukan ialah :
ü  2 buah sensor cahaya LDR
ü  PCB IC bolong
ü  2 buah transistor 2N3904
ü  2 buah transistor 2N2907
ü  2 buah Trimpot/potensiometer 50k-100k
ü  2 buah resistor 3.3K
ü  2 buah resistor 1K
ü  2 buah LED (Light Emiting Dioda)
ü  Spacer (kaki PCB)
ü  Acrilic body robot ukuran diameter 20 cm.
ü  Solder, timah solder dan kabel secukupnya
ü  Kotak baterai 6V
ü  Roda bekas  penghilang BB REXONA
ü  2 buah motor DC dengan gearbox  GT1 dan roda untuk GT1
Atau
ü  2 buah motor DC dengan gearbox GT5 dan rubber Wheel untuk GT5 (lebih  bagus)
ü  Bor PCB
ü  Lem Lilin
ü  Multitester analog /digital

Perakitan
Langkah-langkah untuk merakit robot ini sebagai berikut :
1.      Siapkan PCB IC bolong, lalu pasang dan solderlah  komponen sesuai rangkaian diatas.
2.      Beri tegangan 6V, atur pemberian  cahaya pada LDR tersebut dengan membuka atau menutup permukaan LDR tersebut dengan jari atau kertas, atur trimpot/potensiometer sehingga hasilnya optimal. Bagian ini ialah bagian yang paling kritis di dalam pembuatan robo tini, karena kalau tuning tidak tepat, aka robot beralan tidak sesuai jalur yang dibuat.
3.      Jika sudah selesai, pasanglah apda acrilic dengan tampilan seperti berikut :






                         






Gambar  Desain Robot Line Follower dengan LDR

4.      Pasanglah PCB dan pendukungnya pada acrilic.  Hubungkan kabel motor DC ke keluaran PCB.  Hubungkan baterai 6V ke input Supply PCB.
                      

Gambar  Robot Line Follower dengan LDR tampak bawah


5.      Jika sudah dirakit cobalah jalankan pada lantai yang sudah dipasang jalur hitam berkelok (dapat menggunakan lakban), maka robot akan beralan mengikuti jalur tersebut.  Jika sensor kurang sensitif, putarlah perlahan-lahan trimpot/potensiometer robot tersebut, untuk hasil yang optimal. Pastikan sensor LDR berada cukup dekat dengan lantai.   Jika putaran motor terlalu cepat, Anda dapat mengatur besar tegangan motor DC tersebut, misal menggunakan IC variabel regulator LM317. 

Gambar   Hasil Robot Line follower Sederhana

Jumat, 22 Oktober 2010

Robot yg Hebat

Kenal dengan robot bukan? ya, teknologi ini menjadi semakin marak dewasa ini, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Banyak dampak positif yang kita dapatkan dengan adanya teknologi ini. Kehidupan manusia menjadi lebih dimudahkan dengan adanya sebuah alat bantu yangbernama robot. Robot, semakin hari menjadi semakin canggih dan lebih canggih lagi. Kreatifitas para ilmuwan yang menjadikan mereka begitu hebat. Banyak tugas – tugas penting dan berbahaya apabila dilakukan oleh manusia, kini digantikan dengan teknologi ini. Teknologi robotic juga sangat membantu dalam dunia kedokteran, penelitian luar angkasa, hingga ke dunia militer. Yang menjadi menakutkan bagikita adalah, ketika robot - robot canggih yang sudah demikian hebatnya itu, jatuh ke tangan orang yangsalah. Bukan menjadi manfaat bagi manusia, bisa jadi robot - robot inilah yang akan ”mengakhiri” peradaban manusia. Hollywood telah beberapa kali memberikan penggambaran kepada kita bagaimana sebuah robot dapat mengalahkan manusia. Tentunya, hal ini mendapat tentangan keras dari para ilmuwan. Robot adalah ciptaan manusia, bagaimanapun mereka tidak akan melebihi kita, demikian dalih para ilmuwan yang terus mengembangkan teknologi robotic. Mungkin sedikit berlebihan, apabila cara pandang Hollywood mempengaruhi sedikit pemikiran saya tentang robot. Tapi, tidak ada salahnya anda ikut mencermati perkembangan teknologi canggih ini dan menganalisa apa yang menjadi kekhawatiran saya dan kekhawatiran Hollywood. Berikut adalah beberapa robot yang menjadikan kita berpikir ulang, apakah mungkin robot dapat menggantikan posisi manusia sebagai penguasa dunia kelak? Silahkan simak beberapa robot yang ”mengerikan” ini..

RoboDog


Namanya adalah Robodog. Robot ini merupakan senjata militer yang sangat mematikan. Memiliki julukan sebagai “the most advanced rough-terrain robot in the world”� ini mampu menjelajah berbagai medan dan bahkan memanjat pohon. Jangan pernah berpikir untuk melarikan diri ketika berhadapan dengan robotberkaki empat ini, anda tidak akan bisa lolos darinya. Apabila jatuh ke tangan teroris, bayangkan apayang terjadi? Siap menghadapi The Big Dog?

FemBot


hrp-4c-humanoid-robot
“Perempuan” cantik ini bernama HRP4-C. Lebih dikenal dengan Fembot. Dibekali dengan kemampuannya untuk berperilaku seperti seorang wanita, FemBot bisa menjadi sebuah senjata yang sangat berbahaya. Kemampuan gerakan elasticnya yang luar biasa, membuatnya layak untuk berjalan diatas catwalk dan berpose bersama dengan model – model cantik. Pernah menonton film Austin Power? Nah, robot ini merupakan wujud nyata dari robot film tersebut. Apabila dibekali dengan senjata yang canggih, bukan tidak mungkin FemBot bisa menjadi sebuah senjata pemusnah yang sangat mematikan. Jangan tertipu oleh kecantikannya, robot ini juga bisa diprogram untuk berlaku kejam tanpa memiliki perasaan bersalah. Bersiaplah para playboy yang gemar mempermainkan wanita, robot ini dengan senang hati akanmembiarkan anda mempermainkannya, sebelum akhrinya menghabisi anda
SAYA (Teacher Robot)

Sebuah robot dari Jepang yang bernama SAYA, saat ini sudah menjadi pengganti guru di negeri Sakura tersebut. Robot yang diprogram dengan kurikulum sekolah dasar ini, telah menggantikan posisi guru dalam mengajarkan seluruh mata pelajaran. Dapat dibayangkan ketika suatu hari nanti seluruh guru digantikan oleh robot. Dengan mudahnya anak – anak usia dini akan mencerna semua kata – kata robot yang telah diprogram sebelumnya. Tidak menjadi masalah ketika program yang di install pada robot tersebut sesuai dengan kurikulum, namun, ketika programnya terisi dengan program – program Brain Wash ala teroris, dapat dibayangkan nasib generasi kita mendatang. Didikan teroris sejak usia dini, kedengarannya mengerikan sekali bukan?
RoboChild

Child-Robot with Biomimetic Body disingkat dengan nama panggilan CB2 ini sekilas terlihat lucu dan menggemaskan. Robot yang sebelumnya diciptakan sebagai bahan penelitian untuk melihat prose tumbuh kembangnya seorang anak ini, dapat mengikuti sebanyak 56 gerakan otot. Ia pun memiliki 197 sensor di seluruh badannya yang bekerja seperti indra perasa pada manusia. Kamera yang diletakkan dimatanya pun mempunyai kemampuan untuk mengenali benda disekitarnya yang dalam bahasa manusia sering disebut sebagai mata. Yang lebih hebat adalah, robot ini dapat berkembang selayaknya anak – anak yangtumbuh menjadi remaja, hingga akhirnya menjadi dewasa. Terpikirkah apa yang terjadi ketika robot ini mendapatan “pendidikan” yang buruk? Dengan kemampuan super yang dimilikinya, ia akan menjadi “Super Psikopat” yang mengerikan.
AirJellies

Namanya adalah “AirJellies”. Yup! sebuah robot ubur – ubur yang mampu melayang di udara. AirJellies memiliki kemampuan dan sifat yang sama dengan ubur – ubur yang kita jumpai di laut. Robot buatan Festo Automation Germany ini dapat melakukan gerakan yang terorganisir secara bersama – sama dalam satu kelompok dan menyerang targetnya. Mampukah marinir menghadapinya?
Robot Penguin

Bila anda berpikir bahwa gambar diatas adalah penguin, anda tidak dapat disalahkan. Robot penguin ini memang sangat mirip dengan penguin dalam segala hal. Perilaku, bentuk, dan suara yang sama. Yangmembedakan adalah ketahanan mereka yang lebih kuat dari penguin asli, kemampuan berenang yang lebih cepat, dapat bekerja secara berkelompok, dan yang lebih mengerikan adalah ketika mereka dibelali dengan senjata nuklir atau bio kimia yang dapat ditembakkan dari mulutnya. radar yang canggih sekalipunakan sulit membedakan penguin yang asli dengan robot ini .hati – hati ketika bertemu dengan penguin, siapa tau dia adalah robot
Army Robot

armybotRobot Bomb Sniffer dan Lethal Robot Soldiers telah digunakan pada perang Irak. Bahkan Pihak Militer mengklaim sedang menciptakan robot seukuran serangga yang dapat digunakan dalam misi mata – mata. Para ilmuwan menyatakan bahwa robot - robot ini memiliki kemampuan akurasi dan militansi beratus kali lipat dari tentara biasa. Agaknya kita harus mengucapkan selamat tinggal kepada Rambo dan James Bond.
Asimo Seri Pembaca Pikiran

Robot yang dikenalkan oleh Honda sebagai “sahabat” manusia ini, telah berkembang sangat pesat darimodel awalnya. Asimo yang baru sudah dapat berjoget, membuatkan teh, bahkan mampu untuk menjadi konduktor sebuah symphony. Pada awalnya, Asimo diciptakan untuk membantu mempermudah manusia dalam menyelesaikan pekerjaan sehari hari. Tapi ketika para ilmuwan berencana untuk mengaplikasikan teknologi baru yang disebut sebagai “wirelessly relaying brain waves Asimo telah berubah menjadi sebuah “monster” yang mengerikan. Kenapa? jangan bingung, teknologi baru yang diaplikasikan kepada ASIMO ini hanya mampu membaca pikiran anda.

sumber: seka-blog.co.cc

Korsel Sebar Robot Pembunuh di Perbatasan



Dua robot dengan sistem pengenalan suara yang mampu mengawasi, melacak dan menembak telah terintegrasi dalam satu kesatuan, ujar juru bicara kementerian pertahanan.
Unit berbiaya sekitar 400 juta won (Rp 2,9 miliar) itu telah digunakan minggu lalu di pusat zona bebas militer, lapor kantor berita Yonhap.
Pernyataan yang dikutip dari pihak militer yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut pihak kementerian mengembangkan robot untuk diterjunkan di wilayah itu, setelah uji coba berhasil.
Robot yang menggunakan detektor panas dan gerakan tersebut mampu merasakan ancaman dan menginformasikan ke pihak pusat, seperti dikutip dari Telegraph.
Jika operator pusat komando tidak mampu mengidentifikasi penyusup melalui audio ataupun video yang berasal dari sistem komunikasi robot, maka operator dapat menjalankan senjata atau pelontar granat secara otomatis.
Korea selatan juga mengembangkan robot tempur yang sangat canggih di mana bersenjata dan memiliki sensor sebagai pelengkap para tentara di medan perang.
Saat ini Korsel memiliki 655 ribu wajib militer untuk menghadapi 1,2 juta tentara di Pyongyang. Namun rendahnya rasio kelahiran menyebabkan Seoul harus berjuang di masa mendatang untuk mempertahankan jumlah pasukan.

sumber: seka-blog.co.cc 

Superbot, Robot Canggih Mirip “Transformers”


090623-superbot-two-02Yang sudah nonton film Transformers pasti merasa bahwa mobil yang bisa berubah jadi robot adalah khayalan semata. Eits, jangan salah, NASA sudah merancang robot yang menyerupai tokoh di film fiksi ilmiah itu. Terdiri dari 100 modul, robot ini tahan dijatuhkan dari pesawat udara ke gurun pasir, berubah bentuk jadi rover yang mampu mengarungi pasir, kemudian muncul “kaki” yang memungkinkan dia mendaki.



Tapi sejauh ini baru 20 modul saja yang terbangun sejak proyek ambisius ini dimulai sejak dua tahun lalu.
“Kita bisa membuat banyak robot yang berbeda dengan kemampuan berbeda, namun itu pasti akan sangat mahal,” jelas Wei-Min Shen, direktur Polymorphic Robotics Laboratory di University of Southern California.
Superbot, begitu namanya, memang tidak bisa bertransformasi menjadi truk atau jet F-22 seperti robot gargantuan di film Transformers. Namun para peneliti berharap robot modular ini kelak mampu memutuskan sendiri kapan harus berubah bentuk dan beradaptasi dengan lingkungannya.
Sejauh ini Superbot diatur agar bisa mengkombinasikan bentuk dengan dua, empat atau enam kaki, bergerak seperti ular robotik . Enam modulnya mampu membentuk gerakan berguling dan sejumlah kombinasi lain. Siapa yang berminat memilikinya? Selain NASA sendiri, tentu saja sejumlah cabang militer Amerika Serikat sangat tergiur untuk memperkuat pasukannya dengan Superbot.

sumber: seka-blog.co.cc 

Senin, 18 Oktober 2010

Tentang Robotino



My diari…. jadi begini my diari dua hari kemarin saya training robotino nih, sebuat platform keluaran hardware dari FESTO, perusahaan di bidang industri di bagaian pneumatik, PLC, valve.. begitulah.
kali ini Festo membuat hardware robot. yang cukup canggih didalamnya terdapat prosesor setara pentium. linux bisa masuk. dua hari ini kami training bagimana cara memakai robot.

mengendalikan robotino yang memiliki roda omnidirectional. tiga buah roda yang membentuk sudut 120 derajat satu sama lain. sehingga untuk mengerakan maju harus dipikirkan secara matriks.
pembuatan software ini kami buat di notebook. kenapa harus di notebook karena kita mengkonfigurasi robotino sebagai akses point lalu kita buat program di PC dan mengendalikan via PC dengan sambungan wifi.
materi yang ditraining adalah software robotino. program yang dibuat ini kita gunakan blok daiagram jadi tinggal klal klik dan atur saja, denger denge yang buat lomba science itu haru pakai bahasa C plus plus c++.  materi trainning hari ini adalah
1. jalan lurus
2. jalan miring
3. menggunkan sensor medeteksi dinding 6 cm
4. ikut dinding.
5 menggunakan kamera
6. line follower by kamera
7.  segmentasi pakai kamera
8. induktive sensor
wah pokoknya kodingnya tidak ada. semua udah di proses oleh function bloknya. kamera tinggal hubungkan ke function blok dia bisa deteksi garis. terus bisa diatur biat noisenya hilang kemudian mengendalikan ujung garis X.
setelah trainning tadi ,erasa pentingnya menggunakan nilai negatif semua sistem robot yang dibuat menggunakan close loop. dan semuanya ada prinsip PID, entah menggunakan P saja I, atau D.
jadi robot di buat dengan perhitungan dan harus mencari karakteristik dari robot. supaya PID nya ok.
ada yang tertarik ? silahkan hubungi PT festo indonesia jalan iskandar muda no 68.
bagi yang olimpiade science.. sukses yah…
Festo training
Doktor Ulrich Karras. asli germanie loh. jauh jauh buat trainning kita.. dankye.. thanks sir

diatas robot diberi tugas memutar sebuah balok menggunakan sensor jarak inframerah

June 17, 2008 by Yudhi